untaian kiasan
suatu pagi
sudut kota yang indah
orang berkumpul
untuk bekerja
mencari nafkah
membangun keluarga
kegaduhan bising mendera
alangkah susah dalam hati
berkata jujur disini
tiada hari seperti ini
ingin merubah tapi takbisa
disudut kota aku berfikir
apa salahku??
mengapa begini??
haruskah begini??
merana aku...
sangat berat hatiku.
merasa salah..
di caci maki..
di salah salahkan..
di asingkan dan dikucilkan...
hari2 penuh dengan ini
sabarmu diuji
mengapa ini terjadi
ketulusan aku
dihiasi tangis
diratapi keadaan
menerjang takdir
tersapu ombak
menjaga hati
senggang berlabu
panas membara
galau menepi
menerpa ombak
ditelan badai
terombang ambing'
layak anak kecil
menangis diketiak ibunya
hamparan lautan luas
sungai memanjang
ikan ber renang
mencari rumah
untuk bertelur'
deras ombak hantaman air
mereka menerjang
sampai ketujuan
disudut masih berfikir
andai aku disarang penyamun
apa yang harus aku lakukan
meneriaki segala untaian
berkata sesuai yang aku inginkan
hay penyamun
apa yang kulakukan
apa yang harus aku perbuat
apa yang harus ku tindak
dengan diam dia menjawab
tersenyumlah
suatu pagi
sudut kota yang indah
orang berkumpul
untuk bekerja
mencari nafkah
membangun keluarga
kegaduhan bising mendera
alangkah susah dalam hati
berkata jujur disini
tiada hari seperti ini
ingin merubah tapi takbisa
disudut kota aku berfikir
apa salahku??
mengapa begini??
haruskah begini??
merana aku...
sangat berat hatiku.
merasa salah..
di caci maki..
di salah salahkan..
di asingkan dan dikucilkan...
hari2 penuh dengan ini
sabarmu diuji
mengapa ini terjadi
ketulusan aku
dihiasi tangis
diratapi keadaan
menerjang takdir
tersapu ombak
menjaga hati
senggang berlabu
panas membara
galau menepi
menerpa ombak
ditelan badai
terombang ambing'
layak anak kecil
menangis diketiak ibunya
hamparan lautan luas
sungai memanjang
ikan ber renang
mencari rumah
untuk bertelur'
deras ombak hantaman air
mereka menerjang
sampai ketujuan
disudut masih berfikir
andai aku disarang penyamun
apa yang harus aku lakukan
meneriaki segala untaian
berkata sesuai yang aku inginkan
hay penyamun
apa yang kulakukan
apa yang harus aku perbuat
apa yang harus ku tindak
dengan diam dia menjawab
tersenyumlah
No comments:
Post a Comment